proses pembuatan paspor
Perbedaan Antara Paspor Umum Dan TKI

Memiliki paspor memang sudah menjadi salah satu kewajiban yang harus di lakukan oleh siapa saja yang ingin pergi keluar negeri. Karena paspor ini menjadi identitas mereka selama di negara tersebut, dan tentu saja jika tidak memiliki paspor maka anda pun akan kesulitan ketika akan pergi keluar negeri. Sebab yang pastinya anda akan dicegah oleh petugas imirgrasi dibandara pada saat keberangkatan. Untuk itu memang memiliki sebuah paspor ini sudah menjadi keharusan untuk anda. Apalagi untuk pergi keluar negeri sendiri memang ada banyak hal yang harus benar-benar kita persiapkan. Karena memang kita tidak bisa sembarangan pergi keluar negeri tanpa memiliki dokument yang lengkap. Yang ada malah nantinya setiba di negara tersebut anda bisa saja mengalami deportasi atau harus pergi dari negar tersebut. Tak hanya itu saja, yang paling parah adalah anda bisa di black list dari negara tersebut, dan tidak di izinkan untuk pergi kenegara itu lagi.

Apakah anda sedang merencanakan untuk pergi keluar negeri, seperti untuk menempuh pendidikan, kegiatan pekerjaan, ibadah atau hanya sekedar ingin pergi jalan-jalan saja mengunjungi berbagai macam negara yang ada didunia ini. Jangan lupa untuk sempatkan diri anda membuat paspor, supaya perjalanan anda pun menjadi lebih lancar dan nyaman lagi ketika sedang melakukan perjalanan ke luar negeri tersebut.

Terlebih lagi memang untuk proses pembuatan paspor sendiri tidaklah serumit seperti yang anda bayangkan. Selain itu juga biayanya sendiri akan jauh lebih murah dan terjangkau dibandingkan dengan anda menggunakan jasa dari calo yang memang akan lebih mahal biaya yang nantinya harus anda keluarkan. Jika belum mengetahui prosedur atau persyaratan dari pembuatan paspor tersebut, silahkan saja anda bisa menyimak info atau ulasan yang akan kami berikan dibawah ini, diantaranya yaitu :

  1. Siapkan dokument atau berkas yang dibutuhkan, asli dan juga fotocopynya diantaranya yaitu :
  • Akte kelahiran
  • Buku nikah ( bagi yang sudah menikah )
  • Ijazah terakhir
  • Keterangan baptis
  • E-ktp
  • Kartu keluarga
  1. Kemudian anda bisa langsung datang kekantor imigrasi terdekat yang ada di kota anda. Usahakan datang sepagi mungkin, untuk mengambil nomor antrian. Karena memang dalam satu harinya hanya dibatasi 200 pemohon saja.
  2. Isi formulir yang sudah disediakan
  3. Setelah nomor antrian anda di panggil maka akan di chek berkas yang telah dibawa. Kemudian anda pun akan mendapatkan nomor antrian lagi
  4. Selanjutnya anda akan melakukan sesi pengambilan sidik jari, wawancara dan juga foto
  5. Ketika sedang memasuki sesi wawancara , sebaiknya jawablah semua pertanyaan yang diajukan secara jujur. Karena nantinya izin untuk bepergian yang akan anda lakukan , semuanya berdasarkan hasil dari wawancara yang telah anda lakukan.
  6. Anda kemudian harus membuat biaya yang sudah di tentukan. Untuk biaya pembuatan paspor biasa 24 halaman adalah Rp.100.000, biaya paspor biasa 48 halaman adalah Rp.300.000 dan yang terakhir untuk biasa pembuatan paspor elektronik adalah Rp.600.000.
  7. Pengambilan paspor tersebut biasanya dilakukan setelah 3 hingga 5 hari anda sudah membayar ke bank yang sudah di tentukan. Jangan lupa untuk membawa bukti pembayaran saat pengambilan paspor.

Berikut ini rincian mengenai biaya untuk pembuatan paspor lebih lengkapnya lagi. Silahkan langsung saja anda simak infonya :

  • Biaya untuk pembuatan paspor biasa 48 halaman adalah Rp.300.000
  • Biaya untuk pembuatan paspor elektronik 48 halaman adalah Rp.600.000
  • Biaya untuk pembuatan paspor elektronik 24 halaman adalah Rp.350.000
  • Biaya untuk pembuatan paspor biasa 24 halaman adalah Rp.100.000
  • Biaya penggantian paspor biasa 24 halaman yang hilang & masih berlaku adalah Rp.200.000
  • Biaya pergantian paspor biasa 24 halaman yang rusak & masih berlaku adalah Rp.100.000
  • Biaya pergantian paspor elektronik 24 halaman yang rusak & masih berlaku adalah Rp.350.000
  • Biaya penggantian paspor elektronik 24 halaman yang hilang & masih berlaku adalah Rp.800.000
  • Biaya pergantian paspor biasa 48 halaman yang rusak & masih berlaku adalah Rp.300.000
  • Biaya pergantian paspor biasa 2448 halaman yang hilang & masih berlaku adalah Rp.600.000
  • Biaya penggantian paspor elektrolnik 48 halaman yang hilang & masih berlaku adalah Rp.1.200.000
  • Biaya penggantian paspor elektrolnik 48 halaman yang rusak hilang & masih berlaku adalah Rp.600.000
  • Biaya untuk jasa penggunaan tekhnologi sistem penerbitan paspor berbasik biometrik adalah Rp.55.000

Harga atau biaya pembutan paspor memang akan jauh lebih terjangkau ketimbang anda harus menggunakan jasa dari calo. Karena kalau anda lebih memilih untuk menggunakan jasa dari calo saat pembuatan paspor, tentu saja biayanya akan jauh lebih mahal dann bisa berlipat ganda. Jadi kalau ingin murah, maka sebaiknya anda mengurus ataupun membuat paspor sendiri saja. Hanya cukup luangkan waktu saja untuk datang ke kantor imigrasi terdekat, dan anda bisa menyimak prosedur dan persyaratan yang sudah kami bagikan infonya diatas.

Lantas apakah Perbedaan Antara Paspor Umum Dan TKI. Karena biasanya para TKI atau tenaga kerja Indonesia memilih untuk menggunakan paspor 24 halaman. Sebenarnya tidak ada Perbedaan Antara Paspor Umum Dan TKI, yang membedakan hanyalah harga atau biaya yang harus di keluarkan untuk pembuatan paspor tersebut. Sebab untuk membuat paspor biasa 24 halaman biayanya justru lebih murah dibandingkan dengan biaya untuk pembuatan paspor 48 halaman.

Selain itu Perbedaan Antara Paspor Umum Dan TKI yang lainnya adalah mengenai jumlah halaman, yaitu 24 halaman dan juga 48 halaman. Selain itu untuk masa berlakunya pun 24 halaman  hanya 3 tahun saja, sedangkan yang 48 halaman memiliki masa berlaku 5 tahun. Namun memang ada beberapa negara yang mengharuskan para wisatawan yang datang menggunakan paspor 48 halaman dan tidak menerima paspor 24 halaman. Terutama adalah negara-negara  timur tengah, yang menganggap kalau kalau 24 halaman tersebut hanya digunakan untuk para TKI saja. Padahal fungsi dan kedudukan dari kedua jenis paspor tersebut sama saja alias tidak ada perbedaannya. Sebab pemerintah mengkhusukan para TKI untuk menggunakan paspor 24 halaman saja.  Hal tersebut berdasarkan dari peraturan Menteri kehamikan, UU imigrasi No 9 tahun 1992.

Akan tetapi kalau anda ingin melakukan ibadah umroh atau haji, maupun pergi traveling, sebaiknya memilih untuk menggunakan paspor biasa 48 halaman saja. Walaupun memang untuk biaya pembuatannya sendiri jauh lebih mahal ketimbang dengan biaya pembuatan paspor 24 halaman. Seoga ulasan atau info yang sudah kami berikan mengenai paspor ini bisa bermanfaat untuk anda. Terutama bagi anda yang memang belum memiliki paspor, dan masih bingung mengenai cara untuk pembuatan paspor dan juga berbagai macam persyaratannya yang dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *