Jangan Kucilkan Penderita TBC!

Tuberkulosis (TB atau TBC) memang penyakit yang mudah menular. Tapi penyakit ini bisa disembuhkan bila si penderitanya mau tekun menjalani pengobatan. Orang-orang di sekitar juga jangan mengucilkan penderita TB karena mereka butuh dukungan untuk sembuh.

“Jangan kucilkan pasien TB. Mereka sering dikucilkan karena mudah menular, dianggap penyakit turunan, kutukan atau bahkan penyakit ‘kiriman’. TB itu penyebabnya kuman dan bisa disembuhkan,” tegas Dr dr Erlina Burhan, MSc, Sp.P (K), Ketua Pokja DOTS dan TB-MDR RSUP Persahabatan, dalam temu media di RSUP Persahabatan, Jakarta, Jumat (23/12/2012).

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Meski mudah menular, penyakit yang kebanyakan menyerang paru ini bisa disembuhkan, asalkan si pasien tidak bandel dan tekun menjalai pengobatan.

Kenapa harus tekun? Karena untuk sembuh dari TB, pasien harus minum obat secara rutin selama 6 bulan. Banyak pasien yang akhirnya menjadi kebal obat dan tidak mempan lagi dengan obat biasa karena bandel dan tidak mau menjalani pengobatan setelah gejala hilang meski belum sampai 6 bulan.

“Nah, disinilah peran keluarga dan orang-orang sekitar. Jangan malah dikucilkan. Karena kebanyakan masalah pada pasien TB bukan hanya medis (malas minum obat), tapi juga non medis,” tambah dokter kelahiran Padang, 15 Mei 1963 ini.

Menurut Dr Erlina, bila ada keluarga, teman atau orang sekitar Anda yang positif menderita TB, maka bantulah ia untuk berobat hingga sembuh. Jika perlu jadilah PMO (Pengawas Menelan Obat), yang melihat dan memastikan bahwa obat anti TB benar-benar diminum.

“Minum obat 6 bulan itu bosan. Banyak pasien yang tidak minum obat lagi sebelum 6 bulan karena merasa gejalanya sudah sembuh, berat badan naik lagi, padahal kumannya masih ada. Itulah gunakan PMO, buat melihat bahwa obat benar-benar diminum,” jelas Dr Erlina.

Risikonya bila tidak tuntas obat hingga 6 bulan adalah terjadinya mutasi kuman yang akhirnya menyebabkan TB-MDR (TB-Multiple Drug Resistance atau TB kebal obat). Bila sudah begitu, untuk menyembuhkannya akan semakin lama hingga mencapai 2 tahun, dengan disuntik setiap hari selama 6 bulan pertama. Belum lagi efek samping obat yang tidak menyenangkan dan risiko kematian yang lebih tinggi.obat tuberkulosis

Anda juga harus segera membawa pasien ke Puskesmas terdekat bila menemukan keluarga mengalami gejala TB, yaitu:
1. Batuk berkepanjangan lebih dari 2 minggu. Biasanya berdahak dan disertai darah.
2. Nafsu makan berkurang dan berat badan turun drastis.
3. Demam dan suhu badan naik turun.
4. Keringat malam walaupun tidur di kamar ber-AC atau udara dingin.

“Segera bawa ke Puskesmas kalau ada orang dengan gejala-gejala tersebut. Pengobatannya bisa dilakukan di Puskesmas dan gratis, karena semuanya ditanggung pemerintah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *